• Senin, 11 Februari 2013

    belum berjudul 2

     
    Oh kau...
    Kau Dewi Hujan
    Pemilik jari-jari yang melumpuhkan sunyi
    Kau yang menggoyahkan keresahan pengigau dengan pelukan

    Ke arahmu sepi ini berlari
    berharap kau kecup sampai dia mati

    Kepadamu, tak pernah aku membawa cinta
    Percayalah,
    Cinta hanya akan mengkhianati kita pada akhirnya
    perpisahan jadi haru biru karena cinta
    cinta jugalah yang memisahkan senja dan fajar
    karena perbedaannya

    di dadaku tak ada cinta
    hanya ketulusan
    mengantarkan segala ikhlas
    untuk kenyamanan
    karena kita hanya butuh itu saja.

    5 komentar:

    1. Tuan pengigau yang resah cepatlah datang. Ada jemari menunggumu tuk menghangatkan sepi di kala waktu luang.
      Jarak terbentang di antara kita akan melebur. Karena rindu akhirnya mengendur.
      Aku akan berhenti merajuk. Yang perlu kau lakukan hanyalah mengangguk.
      Saat kuminta "Datanglah". Sebab rasa rindu telah membuatku jengah.

      BalasHapus
      Balasan
      1. rindu ini selalu kepadamu,
        seperti bayanganku sendiri,
        yang tak pernah mau melepaskan diri,

        Rindu membisu digelisahkan jarak dan waktu.

        Hapus
    2. percakapan sepasang kekasih kesepian *tsah

      BalasHapus
    3. nggak suka dengan ini:

      di dadaku tak ada cinta
      hanya ketulusan
      mengantarkan segala ikhlas
      untuk kenyamanan
      karena kita hanya butuh itu saja.

      BalasHapus