mengingatmu
adalah ketika mendung melahap terang
menelan segala warna dan panas
mengubahnya menjadi teduh
meredup
mrindukanmu
dalam wangi yang di bawa angin dari barat
berarak pelan di payungi awan gelap
memeluk
mencium lembut bahu belakangku
mencintaimu
aku berlindung di bawah payung
bukan takut
hanya ingin lebih dekat padamu tanpa harus merasa sakit
aku berbalut selimut
bukan enggan tersentuh olehmu
tapi karena dengan begitu kau menghangatku
*sepasang kekasih kesepian
Akhirnya posting juga puisi. Telat 14 Hari dari yang sudah dijanjikan, Mas. He he he.
BalasHapusbagus minke, sajakmu memang selalu mengahanyutkan.
BalasHapusohya, aku ikut senang buat kamu dan eva ~_^
Merasa dipanggil namanya ... Salam kenal :P
BalasHapussama-sama eva :)
BalasHapusBerasa kurang nyambung isi sama judulnya heu :D
BalasHapusMari ngupi... *cheers
BalasHapus