• Kamis, 29 Januari 2015

    Sunyi Mengintip dari Ujung Ramai

    Sunyi Mengintip dari Ujung Ramai


    Waswas...

    Sunyi mengintip dari ujung ramai,

    mengerling genit menggoda ketenangan.

    Sedang waktu?

    Hanya pengantar saja,

    dia tak ma(mp)u mempermainkan nasib.

    Kitalah yang menggunakannya semau sendiri.

    Iya atau tidak kepada sunyi.

    tak hanya tempat para pengigau, sunyi adalah

    tempat paling pribadi,

    bukan tak mau berbagi tapi kau

    akan susah untuk bisa mengerti.

    Kau tak usah memaksa untuk mengerti.

    Cukup beri ruang saja untukku pribadi, sendiri.

    "Bagilah sunyimu denganku, biar kau tak sepi lagi",

    katamu dengan percaya diri.

    Sunyiku tak bisa lepas dari sepi, akan tetap ada.

    Hanya bisa diredam dan kau sajalah yang seharusnya bisa.

    Sunyi, sepi, dan sendiri tak pernah bisa aku hindari.

    Lebih mudah dinikmati.

    0 komentar:

    Posting Komentar