Sunyi Mengintip dari Ujung Ramai
Waswas...
Sunyi mengintip dari ujung ramai,
mengerling genit menggoda ketenangan.
Sedang waktu?
Hanya pengantar saja,
dia tak ma(mp)u mempermainkan nasib.
Kitalah yang menggunakannya semau sendiri.
Iya atau tidak kepada sunyi.
tak hanya tempat para pengigau, sunyi adalah
tempat paling pribadi,
bukan tak mau berbagi tapi kau
akan susah untuk bisa mengerti.
Kau tak usah memaksa untuk mengerti.
Cukup beri ruang saja untukku pribadi, sendiri.
"Bagilah sunyimu denganku, biar kau tak sepi lagi",
katamu dengan percaya diri.
Sunyiku tak bisa lepas dari sepi, akan tetap ada.
Hanya bisa diredam dan kau sajalah yang seharusnya bisa.
Sunyi, sepi, dan sendiri tak pernah bisa aku hindari.
Lebih mudah dinikmati.
0 komentar:
Posting Komentar